Teknologi LTE Unlicensed

Article · Nov 2017 with 65 Reads


Abstrak

LTE Unlicensed adalah teknologi LTE (Long Term Evolution) yang memanfaatkan spektrum frekuensi unlicensed dalam hal ini pada pita frekuensi 5 GHz sebagai kanal frekuensi. Berdasarkan mode operasinya ada 2 tipe teknologi LTE unlicensed yaitu : • Teknologi LTE yang memanfaatkan spektrum frekuensi unlicensed 5 GHz sebagai tambahan dari kanal utama dari spektrum licensed eksisting untuk meningkatkan kapasitas jaringan. Jadi sistem operasi LTE Unlicensed secara umum adalah melakukan agregasi kanal LTE Licensed ( mis. 900 MHz atau 1800 MHz) dengan frekuensi unlicensed (5 GHz). Pada mode operasi ini akan menjadi pilihan bagi mobile operator yang telah memiliki spektrum frekuensi licensed sehingga dapat meningkatkan kapasitas jaringan dan akhirnya dapat meningkatkan Quality of Experience ke pelanggan. Saat ini ada 2 macam teknologi LTE Unlicensed yang berkembang dengan mode operasi ini yaitu LTE-U dan LAA. LTE-U berdasarkan 3GPP release 10-12, pertama kali diusulkan oleh Qualcomm dan Ericsson dan dispesifikasikan oleh LTE Forum (founding members: ALU,Ericsson, Qcom, Verizon, Samsung), sedangkan LAA (Licensed Assist Access) adalah teknologi LTE yang dikembangkan oleh 3GPP Release 13. LAA sendiri saat ini sudah mulai dikembangkan lagi menjadi enhanced LAA (eLAA) oleh 3GPP release 14. Hal yang membedakan dengan teknologi LAA adalah pada eLAA diantaranya menggunakan spektrum unlicensed untuk kanal downlink maupun uplink sehingga dapat meningkatkan kapasitas bandwidth. Pita-pita frekuensi yang dimanfaatkan berdasarkan 3GPP TS36 1041 adalah 5150-5250 MHz, 5250-5350 MHz, 5470-5725 MHz dan 5725 -5025 MHz.

Topic : LTE, LTE Unlicensed, Digital Network


Baca Selengkapnya

Translation is not available

Comments 0

Please login before able to leave some comment. Refresh this page if you already logedin