Researcher & Expert Meet-up ke-2 sebagai Langkah Tindak Lanjut

Post date: 06 Nov 2017




Bandung, 2 November 2017 – Telkom DDS (Divisi Digital Service) sebagai penggagas pembentukan IDRC (Indonesia Digital Research Community) mengadakan kegiatan Researcher & Expert Meet-up ke-2 yang merupakan langkah lanjutan dari diskusi sebelumnya. Acara ini kembali mengundang perwakilan beberapa Akademisi, Praktisi, Pemerintah, dan Lembaga Riset (Komunitas) dalam rangka membahas masa depan dan perkembangan Digital Network di Indonesia. Kegiatan yang diadakan di Bandung pada Kamis (2/11), berisi sambutan yang dibacakan oleh Arief Mustain sebagai Executive General Manager (EGM) Telkom DDS, serta presentasi dan diskusi dengan tema besar mengenai masa depan dan perkembangan Digital Network di Indonesia yang dibawakan oleh Tri Susanto dari Telkom DDS, Affan Basalamah, ST dari ICT Directorate ITB, Santosa Yudo Wasono dari Kemenristekdikti dan Dr. Eng. Khoirul Anwar, S.T., M.Eng. dari Center of Adwitech Telkom University yang pernah menjadi pembicara pada acara diskusi sebelumnya.

Telkom DDS telah membentuk komunitas riset yang para anggotanya terdiri dari elemen ABGC, Akademisi (ITB, UNPAD, UGM, UPI, Tel-U), Bisnis/Industri (Telkom, KAI, PLN, PT Inti), Government (LIPI, Lapan, Kemenristekdikti), dan Community (LPIK ITB) dan pada tanggal 2 Mei 2017 lalu telah melaksanakan meet-up pertama di Telkom Gegerkalong, Bandung. Selain itu, media informasi yang telah dibangun berupa website yang diberi nama “Indonesia Digital Research Community (IDRC)” dengan alamat http://indonesiadrc.id, dengan inti berisikan data para Researcher dan General Member, serta berbagai publikasi ilmiah terkait bidang Digital Information.

Researcher & Expert Meet-up ke-2 dan mengundang member dari komunitas riset IDRC tersebut, dengan tujuan untuk memberikan ruang bagi Researcher dan Expert untuk saling berbagi informasi kegiatan yang dapat dilakukan bersama dalam menghasilkan riset yang unggul. Saat ini, wadah untuk mengumpulkan pelaku riset di Indonesia memang sudah cukup banyak, namun upaya kolaborasi dalam mendukung komersialisasi hasil riset dinilai masih minim, sehingga perlu diadakan sebuah kegiatan yang mendukung tujuan tersebut. Ke depannya, diharapkan berbagai kegiatan ini dapat menjadi awal dalam memacu perkembangan riset yang berkualitas di Indonesia. Sehingga kegiatan seperti Researcher & Expert Meet-up ini sangat penting untuk dilaksanakan sebagai kegiatan rutin di tahapan selanjutnya.

 

Telkom sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang Telco & Digital Business ingin berperan dalam ekosistem riset yang terdiri dari Academic, Business, Government & Community/Practical (ABGC). Peranan tersebut terkait dengan Lima Pilar Telkom Positioning tersebut adalah: (1) Perusahaan yang dapat membuat peluang bisnis bersama, (2) Perusahaan yang akan mempermudah mendapatkan dana riset dari lembaga lain, (3) Channel bagi hasil riset yang dapat dikomersialisasikan, (4) Penyedia proyek untuk melakukan riset, dan           (5) Tempat untuk melakukan riset.



Translation is not available

Comments 0

Please login before able to leave some comment. Refresh this page if you already logedin